Kamis, 09 Maret 2017

Telinga Congek Bisa Keluar Darah, Apa Benar ?

Cedera pada telinga
Cedera pada telinga dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, misalnya:

Trauma yang terjadi karena kesalahan yang terjadi saat mengorek telinga, terkena benturan atau pukulan tindikan
Suara yang terlalu keras
Kemasukan benda asing
Barotrauma, atau disebabkan oleh tekanan yang tinggi di udara atau air
Kondisi-kondisi tersebut dapat menyebabkan cedera pada liang telinga dan gendang telinga. Gendang telinga yang pecah dapat menyebabkan telinga berdarah.

Cedera kepala
Cedera pada kepala, misalnya karena kecelakaan, jatuh atau terkena benturan, dapat menyebabkan keluarnya cairan serebrospinal (dari otak) melalui telinga. Cairan tersebut biasanya bercampur dengan darah. Tak hanya dari telinga, darah juga dapat keluar dari hidung.

Infeksi
Infeksi pada telinga dapat disebabkan oleh virus, bakteri ataupun jamur. Infeksi bakteri biasanya dapat menjadi parah, terlebih bila tidak ditangani dengan benar dan dapat menyebabkan telinga berdarah. Infeksi sering kali dialami oleh anak-anak, orang yang memiliki alergi dan iritasi berulang pada telinga luar.

Polip
Polip pada telinga merupakan tumor jinak yang dapat terbentuk dari kulit yang menyelubungi telinga dan gendang telinga. Polip biasanya disebabkan oleh adanya iritasi berulang dan cedera pada liang telinga atau gendang telinga. Polip dapat berdarah jika terdapat cedera pada area tersebut.

Kanker
Keganasan atau kanker di telinga dapat terjadi di telinga bagian luar atau bagian tengah dan dapat menyebabkan telinga berdarah. Kanker berasal dari sel-sel yang tumbuh secara tidak normal, yang menghancurkan sel-sel yang sehat.

Kolesteatoma
Kolesteatoma merupakan kondisi di mana keratin (protein kulit) menyumbat telinga bagian tengah. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh pecahnya gendang telinga atau infeksi berulang. Seiring dengan waktu, kolesteatoma dapat merusak telinga bagian tengah. Telinga berdarah bisa terjadi karena adanya infeksi yang merupakan salah satu komplikasi dari kolesteatoma.

Jika Anda mengalami perdarahan dari telinga, sebaiknya segeralah memeriksakan diri ke dokter dan hindari mengobati sendiri di rumah. Untuk mencegahnya agar tidak berulang, berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

Hindari membersihkan telinga dengan cotton bud atau benda asing lainnya
Hindari menggunakan earphones sampai kondisi Anda tuntas ditangani
Gunakan penyumbat telinga saat Anda berenang
Hindari memasukkan air ke dalam telinga untuk membersihkan telinga karena dapat menyebabkan iritasi dan infeksi
Hindari membersihkan darah yang keluar dengan air karena dapat memperbuuruk kondisi Anda

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar